All human being are born free and equal in dignity and right. 
There are endowed with reason and conscience and should act
towards one another in a spirit of brotherhood.

Article I, Universal Declaration of Human Right

Newsticker
Pada umumnya, banyak orang kerap mencampuradukkan antara “penyiksaan” (torture) dengan “penganiayaan” (persecution). Seolah-olah suatu perbuatan yang disebut “penganiayaan” adalah juga “penyiksaan”. Padahal kedua istilah ini berbeda satu sama lain, karena jenis hukum keduanya juga berbeda. Dalam hubungannya dengan “penyiksaan”, ...
Mar 18

Undangan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) ke - V PBHI Jakarta

 

"Demokrasi Hiruk Pikuk & Begal Politik HAM Ditengah Presiden Pilihan Rakyat"

PBHI sebagai organisasi Bantuan Hukum & Pejuang HAM berbasiskan pada Anggota merupakan organisasi yang membedakan dari organisasi bantuan hukum yang lainnya. Ciri khusus ini merupakan bagian dari lahirnya para pemimpin dan pengurus PBHI yang berperspektif korban HAM. Sudah semestinya kepemimpinan selanjutnya PBHI Jakarta harus lepas dari Jeratan Elit Politik dan kontamisasi Oligarkhi Seniortas Ngelit. Situasi Politik kekinian yang tidak pasti, hiruk pikuk penegakan hukum membuat para korban pelanggar HAM diabaikan oleh Negara, para Elit Parpol berlomba dan saling barter kasus agar tidak diusut secara hukum. Jika hukum tumpul diatas dan tajam kebawah itu kondisi republik hukum di Indonesia. Masyarakat dipaksa untuk melihat situasi perang politik para Elit yang disuguhkan dalam tontonan media cetak & elektronik perang terhadap koruptor. Rakyat kecil dihukum setinggi-tingginya dengan kasus diatas 5 tahun, sementara para Koruptor dengan hukuman rendah dan jaminan didalam tahanan. Kondisi inilah yang dimainkan Elit baik dikalangan yang dulu Aktivis Parlemen atau atau Aktivis Ekstra Parlemen yang terjebak dalam Oligarkhi. Presiden Pilihan rakyat sudah selayaknya berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat indonesia bukan kepentingan Elit Politik semata.

Untuk itu kami mengundang kawan2 PBHI Jakarta untuk kembali berjuang dan berpartisipasi dalam Perjuangan korban HAM, baik yang sudah tersakiti dan disakiti oleh organisasi mari berkumpul singkirkan kepala batu dan bebal politik Pemimpin Hipokrit yang mementingkan kelompok dan dirinya sendiri semata dalam kepengurusan. Sudah saatnya mengambil alih kepemimpinan kepengurusan PBHI Jakarta sah (secara anggota) bukan anggota Abal-abal, Manipulasi, Ujuk-ujuk dan tidak pernah terlibat organisasi dalam Persperktif HAM.
Adapun acara MUSWIL Ke-V PBHI Jakarta yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tgl : Sabtu, 21 Maret 2015
Waktu : Jam 09:00 Wib s/d Selesai
Tempat : Seketariat PPA GMNI, Jl. Cikini Raya No. 69 Jakarta Pusat (Samping TIM)

Demikian informasi ini untuk disebarluaskan

Cp: Muhamad Ridwan Ristomoyo (081311588200)

Print PDF

Pers Release

PerPPU No 2/2017 (Ormas), Kontra Reforma

Pemerintah menerbitkan PerPPU No 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan pada Senin, 10 Juli 2017 kemarin. Pemerintah berdalih, bahwa PerPPU “Ormas” ini ...

Administrator | Friday, 14 July 2017

READMORE

PBHI mendesak Negara (POLRI) untuk memb

Iwan Mulyadi, korban lumpuh permanen akibat kena tembak oleh anggota Polri 2006 yang lalu. Masih belum menerima haknya. Iwan diberlakukan tak adil oleh Negaranya. 14 Agustus 2007 melalui PN Pasaman ...

Administrator | Monday, 19 December 2016

READMORE

POLRI Ubah Kebebasan Jadi Makar

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengecam tindakan aparat Bareskrim Polri dan Polda yang menangkap dan menahan 10 aktivis politik pada 2 Desember 2016, yaitu Adityawarman Thaha, ...

Administrator | Thursday, 8 December 2016

READMORE

Pseudo-Penegakan Hukum Lingkungan

Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) adalah organisasi perhimpunan yang menaruh perhatian pada pemajuan penegakan hukum, bantuan dan pembelaan hukum, dan pemajuan HAM. Merespons dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan ...

Administrator | Monday, 25 July 2016

READMORE

More in: Pers Release

-
+
1

 ©2011 erHarvest All rights reserved.