Dec 18

PKPA PBHI angkatan VII

Jakarta, Perhimpunan Bantuan Hukum Dan Hak Asasi Manusia Indonesia bekerja sama dengan PerhimpunanAdvokat Indonesia melaksanakan pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA) yang dilaksanakan di Hotel Sofyan-Jakarta selama 15 (Lima Belas) hari sejak 30 November s.d 13 Desember 2014, kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, S.H.,LLM. Kegiatan ini diikuti oleh 50 (limapuluh) orang peserta dari 33 provinsi di Indonesia yang merupakan utusan PBHI Wilayah dan organisasi bantuan hukum serta lembaga advokasi yang bermitrakerja dengan PBHI.

Peserta yang mengikuti acara ini tidak diharuskan membayar biaya pendidikan sebagaimana pada kebiasaannya hal ini karena PBHI didukung oleh Australian Indonesia Partnership For Justice (AIPJ), kerjasama ini sudah berlangsung sejak lama dan dibangun untuk membangun keadilan, membantu penegakan hukum dan mengkader advokat sukarelawan yang mendedikasikan diri untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat di daerah-daerah dimana mereka berasal, hal ini dianggap penting mengingat hari ini biaya pendidikan advokat yang lumayan tinggi menjadi kendala bagi para relawan bantuan hukum menjadi advokat sehingga pada akhirnya jarang memberikan bantuan hukum secara sukarela kepada masyarakat minoritas yang membutuhkan bantuan hukum, demikian dijelaskan oleh Ketua Pelaksana PKPA Budiarto makmur SH.MH.

Ada yang berbeda dari PKPA yang dilaksanakan tahun ini, kita baru saja melakukan workshop untuk mengevaluasi kurikulum dan pelaksanaan PKPA baik berkaitan dengan metode pengajaran serta materi-materi tambah yang lebih responsif terhadap isu gender, Anak, disabilitas dan HAM, kita fokus untuk meningkatkan sumber daya manusia di internal PBHI maupun jaringan mitra kerja PBHI. Dengan demikian kita berharap dimasa depan penegakan hukum berkeadilan di Indonesia dan masyarakat minoritas mendapatkan keadilan dimata hukum. Tutup Budiarto Makmur SH MH.

Print